Translate

Minggu, 27 November 2016

Tentang Aku Dan Purworejo ^_^



Lahir di Purworejo bukan lantas membuat saya mengenal kota ini dengan sangat baik.
Sejauh yang saya ingat, saya pernah tinggal beberapa lama bersama ke-empat kakek nenek (bapak dan ibu saya berasal dari satu desa yang sama), tapi itu sudah lama sekali, saat masih balita. Dan kenangan-kenangan tentang itu hanya teringat sepotong-sepotong saja.
Menjelang masuk TK, orang tua memboyong saya ke Magelang, kota yang hanya berjarak 1-2 jam saja dari Purworejo. Dan sejak itu, saya hanya mengunjungi Purworejo ketika liburan sekolah atau saat hari Minggu (tapi tidak setiap minggu).
Seiring pertambahan usia, saya jadi lebih mencintai Magelang dari pada Purworejo. Saya lebih merasa sebagai orang Magelang padahal nenek moyang saya berasal dari Purworejo. Teman-teman dan sahabat saya lebih banyak di Magelang dari pada di Purworejo.
Ketika akhirnya saya pergi, saya selalu menganggap bahwa mudik itu ya ke Magelang, bukan Purworejo. Ya sebenarnya menurut saya sih wajar karena orang tua saya kan di Magelang. 
Sampai takdir kehidupan membawa saya kembali ke Purworejo.
Awal-awalnya saya merasa asing seperti tidak pernah mengenal Purworejo saja. Sedikit kehangatan baru akan menyusup saat berkunjung ke desa nenek. Desa tempat saya pernah tinggal sebelum diboyong pergi oleh orang tua.
Beberapa saat setelah pindah ke Purworejo saya masih merasakan kegamangan yang aneh. Perasaan asing dan tidak betah. Sampai saya melihat Raki, anak sulung saya, yang begitu antusias mengeksplorasi kota ini.
Hmmm... saya jadi berfikir. Bagi Raki, Purworejo tentu jauh lebih asing. Tapi dia bisa bersemangat karena memang menyukai hal-hal baru dalam hidupnya. Nah, kenapa saya tidak menirunya saja? Kalau saya menikmati setiap episode dalam kehidupan, maka semua pasti akan terasa lebih ringan.
Jadi, saya akan menyertai Raki dalam menjelajah dan mengenal Purworejo. Saya akan meniru semangat dan keantusiasannya dalam menghadapi hal-hal baru dalam kehidupan. Yuk Kak, kita eksplorasi kota ini. ^_^

2 komentar:

  1. sekarang tinggal di Purworejo, Mbak? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kalau kata orang: balik kandang. hihihi...

      Hapus