Sampai di perbatasan Jogja-Purworejo, jam sudah menunjukkan waktu makan malam. Perut juga sudah mulai keroncongan, Raki sudah merapal mantra: “makan di mana kita Ma?.. makan di mana nih kita?.. Ma, kita makan di mana?..” Itu saja yang diucapkannya berulang-ulang selama setengah jam terakhir.
Berhubung sudah sampai juga di Purworejo, jadi kami memutuskan untuk makan di alun-alun saja. Rencananya sih mau makan di lesehan Mbak Elva, tempat favorit kami kalau sedang makan di luar.